empty
 
 
20.08.2026 02:05 PM
GBP/USD: Kiat-kiat Trading untuk Trader Pemula – 20 Agustus (Sesi AS)

Tinjauan Transaksi dan Kiat-kiat Trading untuk Poundsterling

Uji harga di 1,3615 terjadi ketika indikator MACD baru mulai bergerak naik dari garis nol, mengonfirmasi bahwa itu adalah titik entri yang tepat untuk melakukan pembelian pound. Akibatnya, pasangan mata uang tersebut naik menuju 1,3635, level target.

Pound menguat sebagai respons terhadap berita bahwa sektor manufaktur Inggris terus menunjukkan tanda-tanda yang menggembirakan. Menurut laporan CBI hari ini, selisih total order book hanya 25% di bawah normal, dibandingkan dengan 45% di bawah normal pada bulan Juli. Indikator ini didasarkan pada survei terhadap perusahaan manufaktur dan mencerminkan kondisi permintaan industri, sehingga perbaikan ini ditafsirkan pasar sebagai sinyal pemulihan sektor tersebut, yang mendukung mata uang Inggris. Ekspor sangat menonjol, karena pesanan luar negeri kembali tepat ke level normal untuk pertama kalinya sejak Juni 2022. Perbaikan ini didorong oleh industri kimia, barang-barang elektronik, dan sektor manufaktur lainnya. Bagi Bank of England, laporan ini memberikan sinyal yang beragam, karena di satu sisi permintaan mulai pulih, sementara di sisi lain ekspektasi kenaikan harga menguatkan posisi tiga anggota komite yang pada Juli lalu masih memilih kenaikan suku bunga.

Pada paruh kedua hari ini, agenda AS akan menentukan arah pergerakan pound, karena mata uang Inggris hari ini tidak memiliki katalis domestik yang signifikan. Fokus akan tertuju pada klaim awal tunjangan pengangguran mingguan, Philadelphia Fed Manufacturing Index, dan Leading Economic Index. Data klaim pengangguran memberikan penilaian yang tepat waktu atas kondisi pasar tenaga kerja, Philadelphia Fed Manufacturing Index mencerminkan aktivitas bisnis di sektor manufaktur, dan indikator acuan membantu menilai arah pergerakan ekonomi ke depan. Melalui jalur inilah data-data tersebut memengaruhi kekuatan dolar. Dalam kondisi seperti ini, pound menjadi bergantung pada faktor eksternal. Hanya data yang sangat kuat yang akan mendukung dolar, yang berarti data yang lemah akan memungkinkan GBP/USD bertahan di level saat ini. Namun, data yang kuat akan mengembalikan minat terhadap mata uang AS dan dapat menekan pound.

Untuk strategi intraday, saya akan lebih berfokus pada penerapan Skenario #1 dan #2.

This image is no longer relevant

Sinyal Beli

Skenario #1: Hari ini, saya berencana membeli pound ketika titik entri tercapai di sekitar 1,3644 (garis hijau pada grafik), dengan target di 1,3665 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 1,3665, saya akan menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, dengan target pergerakan 30–35 poin berlawanan arah dari level tersebut. Kenaikan pound dapat diperkirakan berlanjut mengikuti tren saat ini hari ini hanya jika data ekonomi AS keluar lemah. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari garis tersebut.

Skenario #2: Hari ini, saya juga berencana membeli pound jika harga menguji level 1,3630 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di zona oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan tersebut dan memicu pembalikan naik. Kenaikan menuju level berlawanan di 1,3644 dan 1,3665 dapat diharapkan.

Sinyal Jual

Skenario #1: Hari ini, saya berencana menjual pound setelah level 1,3630 ditembus (garis merah pada grafik), yang seharusnya memicu penurunan cepat pada pasangan tersebut. Target utama bagi penjual akan berada di 1,3607, di mana saya akan menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah, dengan target pergerakan 20–25 poin berlawanan arah dari level tersebut. Tekanan turun yang kuat pada pound akan kembali muncul jika data ekonomi AS keluar kuat. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari garis tersebut.

Skenario #2: Hari ini, saya juga berencana menjual pound jika harga menguji level 1,3644 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di zona overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan tersebut dan memicu pembalikan turun. Penurunan menuju level berlawanan di 1,3630 dan 1,3607 dapat diharapkan.

This image is no longer relevant

Apa yang Ditampilkan pada Grafik

  • Garis hijau tipis — harga masuk di mana instrumen trading dapat dibeli.
  • Garis hijau tebal — level harga yang diharapkan, di mana Take Profit dapat ditetapkan atau profit dapat diambil secara manual, karena kenaikan lebih lanjut di atas level ini kecil kemungkinannya.
  • Garis merah tipis — harga masuk di mana instrumen trading dapat dijual.
  • Garis merah tebal — level harga yang diharapkan, di mana Take Profit dapat ditetapkan atau profit dapat diambil secara manual, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini kecil kemungkinannya.
  • Indikator MACD. Saat masuk ke pasar, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversold.

Penting. Trader Forex pemula harus sangat berhati-hati saat mengambil keputusan untuk masuk ke pasar. Sebelum rilis laporan fundamental penting, sebaiknya tetap berada di luar pasar agar tidak terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading selama rilis data ekonomi, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda bisa kehilangan seluruh saldo akun dengan sangat cepat, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen modal yang tepat dan melakukan trading dengan volume besar.

Dan ingat bahwa trading yang sukses membutuhkan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat itu pada dasarnya merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.