Lihat juga
Pasangan mata uang EUR/USD kembali tidak menunjukkan pergerakan menarik pada hari Selasa. Kemungkinan para trader sudah terbiasa dengan kondisi ini, karena volatilitas tetap rendah selama hampir enam minggu. Kami telah berulang kali mengatakan bahwa volatilitas rendah pada dasarnya berarti tidak adanya pergerakan pasar. Bagaimana bisa membuka posisi dan meraih profit jika pasar tidak bergerak? Karena itu, kami terus menganggap volatilitas sebagai salah satu indikator terpenting dari kondisi dan sentimen pasar. Jika tidak ada pergerakan, artinya pasar untuk sementara memang "tidak ingin" bertransaksi. Lalu, apa yang seharusnya diharapkan dari euro atau dolar?
Dalam beberapa minggu terakhir, kita melihat pola yang sama. Pasar hanya bergerak kurang lebih sekali seminggu ketika laporan paling penting dirilis atau ketika terjadi suatu peristiwa besar. Dalam dua minggu terakhir, peristiwa tersebut adalah US Nonfarm Payrolls dan keputusan Treasury untuk meningkatkan pembelian obligasi. Di luar tiga hari itu, sejak 1 Agustus volatilitas tidak pernah melampaui 63 pip. Apa yang bisa kita simpulkan? Pasar hanya memperdagangkan peristiwa-peristiwa terpenting dan mengabaikan semua yang lain. Dengan demikian, tidak ada gunanya mengharapkan reaksi terhadap rilis seperti PDB zona euro atau produksi industri Jerman.
Minggu ini pasar memiliki dua "target informasi". Pertama — pertemuan European Central Bank pada hari Kamis; kedua — data inflasi AS pada hari Jumat. Bahkan kedua peristiwa ini pun tidak menjamin terjadinya pergerakan pasar. Misalnya, Jumat lalu AS merilis US Nonfarm Payrolls untuk Agustus yang cukup signifikan, tetapi volatilitas harian total hanya 50 pip. Jadi pasar secara sah dapat mengabaikan bahkan laporan yang paling penting sekalipun. Apa yang diharapkan dari ECB? Para trader sudah mengetahuinya: kenaikan pada ketiga suku bunga acuannya. Apa yang diharapkan dari inflasi AS? Kelanjutan di kisaran sekitar 3,4%.
Dengan demikian, jika ECB melakukan apa yang sudah diantisipasi, pasar mungkin hanya akan melihat lonjakan emosional yang memudar secepat reaksi terhadap Nonfarm pada hari Jumat lalu. Jika inflasi AS untuk Agustus tepat di angka 3,4%, para trader tidak akan memiliki hal baru untuk direspons karena nilai tersebut sudah "priced in". Hanya jika Christine Lagarde menjabarkan jalur kebijakan ke depan yang baru bagi ECB dan laporan inflasi AS menyimpang dari perkiraan, barulah kita bisa mengharapkan pergerakan kuat di dua hari terakhir pekan ini. Sampai hari Kamis — kecil kemungkinan.
Apakah saat ini ada gunanya membahas gambaran teknikal? Menurut kami, euro masih memiliki prospek kenaikan yang sangat baik di berbagai kerangka waktu. Namun perlu diingat: mata uang tidak bergerak hanya karena faktor teknikal atau fundamental semata. Gambaran teknikal hanya mencerminkan sentimen pasar, sedangkan faktor fundamental membentuk suasana hati para trader. Pasar bergerak karena para trader melakukan transaksi. Tanpa transaksi, baik teknikal maupun fundamental tidak akan banyak membantu.
Rata-rata volatilitas pasangan EUR/USD selama 5 hari trading terakhir per 9 September adalah 42 pip dan dikategorikan sebagai "menengah-rendah." Kami memperkirakan pasangan ini akan bergerak di kisaran 1,1581 hingga 1,1665 pada hari Rabu. Kanal regresi linear utama telah berbalik naik, mengindikasikan tren naik. CCI telah memasuki area oversold, yang mengisyaratkan kemungkinan berakhirnya fase koreksi.
S1 – 1,1597
S2 – 1,1536
S3 – 1,1475
R1 – 1,1658
R2 – 1,1719
R3 – 1,1780
Pasangan EUR/USD masih berada dalam tren naik pada kerangka waktu 4 jam, yang bisa menjadi awal dari gelombang baru tren naik global pada kerangka waktu yang lebih tinggi. Latar belakang fundamental global untuk dolar tetap negatif, meskipun pada 2026 faktor geopolitik dan kemudian sikap hawkish The Fed sempat memberikan dukungan kuat bagi mata uang AS tersebut. Faktor-faktor itu kini tidak lagi menopang dolar. Selama harga berada di bawah rata-rata pergerakan, posisi jual dapat dipertimbangkan dalam konteks koreksi dengan target di 1,1581 dan 1,1536. rata-rata pergerakan, posisi beli tetap relevan dengan target di 1,1665 dan 1,1719.
Saluran regresi membantu menentukan tren saat ini. Jika keduanya menuju ke arah yang sama, berarti tren saat ini cukup kuat;
Garis rata-rata pergerakan (pengaturan 20,0, diperhalus) mendefinisikan tren jangka pendek dan arah yang sebaiknya diikuti dalam aktivitas trading saat ini;
Level Murray adalah level target untuk pergerakan harga dan koreksi;
Level volatilitas (garis merah) adalah kisaran harga yang diperkirakan menjadi saluran pergerakan pasangan dalam 24 jam ke depan berdasarkan indikator volatilitas saat ini;
Indikator CCI – ketika masuk ke area oversold (di bawah -250) atau overbought (di atas +250) mengindikasikan bahwa pembalikan tren ke arah yang berlawanan kemungkinan sudah dekat.