Lihat juga
Selama bertahun-tahun, para investor telah memberi makan sektor teknologi dengan keyakinan akan imbal hasil tanpa batas dari investasi AI. Kemarin, tagihannya datang — dan nilainya jauh lebih besar daripada yang diperkirakan pasar.
Dinamika Magnificent Seven
S&P 500 mencatat hari terburuknya dalam sebulan. Magnificent Seven menghapus nilai pasar sebesar $797 miliar hanya dalam satu sesi, menandai kerugian satu hari terbesar sejak kepanikan tarif pada April 2025. Nasdaq 100 turun sekitar 2%, dan Dow anjlok lebih dari 400 poin.
Penyebabnya sudah tidak asing lagi. Alphabet dan Tesla melaporkan pertumbuhan pendapatan, tetapi investor berfokus pada biaya, bukan pendapatan. Alphabet menaikkan panduan belanja modal (capex) setahun penuhnya menjadi $205 miliar, dan sahamnya anjlok sekitar 7%. Arus kas bebas (free cash flow) berbalik negatif. Tesla mengalami nasib serupa: sahamnya jatuh 14% setelah FCF negatif pada kuartal II. "Negative free cash flow" menjadi frasa hari ini bagi kedua raksasa yang melaporkan kinerja tersebut.
Dinamika free cash flow Alphabet
Menurut FactSet, Meta dan Amazon menghadapi risiko serupa ketika mereka melaporkan kinerja pekan depan. Amazon sudah membukukan arus kas negatif di kuartal I. Empat raksasa — Alphabet, Meta, Microsoft, dan Amazon — telah mengumumkan belanja terkait AI sekitar $725 miliar tahun ini. Para pelaku pasar kini semakin mempertanyakan apakah pengeluaran ini akan menghasilkan pertumbuhan nyata atau hanya akan membengkakkan biaya.
Geopolitik semakin memperkeruh suasana. Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Axios bahwa ia sedang mempertimbangkan "serangan besar-besaran" terhadap Houthi yang didukung Iran setelah serangan terhadap kapal tanker Saudi di Laut Merah. Harga Brent naik menembus $100 per barel, dan imbal hasil obligasi melonjak. Pasar uang meningkatkan perkiraan kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pekan ini dari sekitar 10% menjadi kurang lebih 35% dan kini memperhitungkan pengetatan penuh pada September.
Kenaikan suku bunga sangat menyakitkan bagi perusahaan teknologi: valuasi mereka bertumpu pada laba yang baru akan diperoleh jauh di masa depan, dan nilai kini dari laba tersebut turun ketika imbal hasil naik. Suku bunga yang lebih tinggi juga membuat pendanaan untuk investasi infrastruktur AI berskala masif menjadi lebih mahal. S&P 500 dengan bobot setara menegaskan lemahnya pasar: sekitar 300 saham melemah, sementara hanya 200 yang ditutup menguat.
Lebih banyak hyperscaler akan melaporkan kinerja pekan depan. Masih terlalu dini untuk mengatakan apakah mereka akan bernasib sama seperti para produsen chip, tetapi perkembangan saat ini memperbesar risiko terjadinya reaksi "sell-the-news". Akankah raksasa teknologi mengulang nasib produsen chip?
Secara teknikal, grafik harian menunjukkan bahwa S&P 500 dibuka dengan celah turun yang tidak tertutup, yang mengindikasikan kekuatan pihak penjual (bear). Jika bear dapat mempertahankan harga tetap berada di bawah batas bawah kisaran konsolidasi sebelumnya (7.430–7.580), maka posisi jual yang dibuka saat terjadi penembusan kisaran tersebut dapat ditambah skala volumenya.