empty
09.06.2026 12:49 AM
Mata Uang Euro. Pratinjau Mingguan

This image is no longer relevant

Mata uang Eropa berada dalam posisi tertekan di akhir pekan lalu, tetapi kemungkinan besar dapat segera bangkit kembali. Seperti yang saya sebutkan, struktur gelombang pada segmen penurunan tren EUR/USD tampak sudah selesai, sehingga mata uang Eropa dapat mulai membentuk rangkaian gelombang bullish dalam waktu dekat. Tidak diragukan lagi, penguatan euro akan sangat bergantung pada faktor geopolitik. Oleh karena itu, jika Iran dan AS berhasil mencapai memorandum of understanding, menyepakati genjatan senjata baru, dan membuka kembali Selat Hormuz, hal ini akan memberikan dukungan signifikan bagi seluruh mata uang berisiko, termasuk pound dan euro. Sebaliknya, jika konflik berlanjut disertai blokade selat, euro kemungkinan hanya akan membentuk rangkaian gelombang korektif, setelah itu segmen baru tren turun impulsif akan dimulai.

Minggu ini akan ada beberapa peristiwa penting di Uni Eropa, namun saya akan memfokuskan perhatian pada yang paling krusial – pertemuan European Central Bank. Di awal pekan, pasar yakin bahwa ECB akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada hari Kamis. Hal ini baru-baru ini kembali ditegaskan oleh beberapa pejabat ECB, meski tidak semuanya. Mungkin akan ada beberapa pihak yang menentang pengetatan kebijakan moneter di Dewan ECB, tetapi kubu "hawkish" tampaknya akan tetap unggul.

Menurut saya, kenaikan suku bunga ECB akan mendukung euro, yang saat ini pada dasarnya sudah berada di lintasan bullish. Pasar sering kali lebih dulu memasukkan (pricing in) suatu peristiwa; namun kali ini tidak demikian, karena permintaan terhadap euro justru menurun dalam beberapa pekan terakhir. Artinya, pengetatan kebijakan ECB yang sebenarnya sudah diketahui, belum sepenuhnya tercermin dalam harga menurut pelaku pasar. Jika asumsi ini benar dan perkembangan geopolitik tidak memicu kejatuhan baru, euro bisa memiliki prospek yang cukup baik ke depan.

Penting juga untuk memperhatikan sinyal apa yang dikirimkan ECB dan Christine Lagarde ke pasar. Bank sentral mungkin hanya akan menaikkan suku bunga sekali, atau justru menyiapkan satu siklus kenaikan penuh, mengingat inflasi di UE telah meningkat selama lima bulan berturut-turut. Konflik di Timur Tengah belum berakhir dan saat ini jauh lebih dekat ke eskalasi daripada ke kesepakatan damai. Konsekuensinya, harga minyak kecil kemungkinan turun dalam waktu dekat, dan inflasi bisa terus menguat. Jika ECB memberi sinyal siap menaikkan suku bunga beberapa kali tahun ini,

Gambar Gelombang untuk EUR/USD:

Berdasarkan analisis EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa instrumen ini tetap berada dalam segmen tren bullish (grafik bawah), sementara dalam jangka yang lebih pendek masih berada dalam segmen tren turun yang mungkin sudah selesai. Menurut saya, ini saat yang cukup baik untuk mencoba membuka posisi buy. Gagalnya upaya menembus level 1,1513, yang bertepatan dengan 76,4% pada skala Fibonacci, dikombinasikan dengan bentuk segmen tren turun yang tampak sudah lengkap, mengisyaratkan bahwa instrumen ini akan beralih membentuk rangkaian gelombang bullish dengan target di kisaran figur 17 dan lebih tinggi.

Gambar Gelombang untuk GBP/USD:

Gambar gelombang untuk instrumen GBP/USD kini menjadi lebih jelas. Saat ini, instrumen ini telah membentuk tiga gelombang turun, sementara EUR/USD telah membentuk lima. Karena itu, pound mungkin hanya akan terbatas pada pembentukan struktur korektif, dan kedua pasangan mata uang tersebut dapat mulai membangun segmen tren bullish. Pada tahap ini ini baru sebatas asumsi, tetapi cukup beralasan. Jika benar, instrumen ini akan mulai menguat dengan target di kisaran figur 35 dan di atasnya. Pelaku pasar saat ini memiliki peluang yang cukup menarik untuk membeli.

Prinsip Utama Analisis Saya:

  1. Struktur gelombang harus sederhana dan jelas. Struktur yang terlalu kompleks sulit diperdagangkan karena sering memerlukan penyesuaian.
  2. Jika kondisi pasar tidak jelas, lebih baik tidak masuk posisi.
  3. Tidak pernah ada kepastian 100% terhadap arah pergerakan, dan memang tidak akan pernah ada. Jangan lupa memasang order Stop Loss sebagai pelindung.
  4. Analisis gelombang dapat dikombinasikan dengan jenis analisis dan strategi trading lainnya.
Chin Zhao,
Analytical expert of InstaTrade
© 2007-2026

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.