empty
 
 
12.03.2026 01:06 PM
USD/JPY: Kiat-kiat untuk Trader Pemula pada 12 Maret (Sesi AS)

Ulasan dan Kiat-kiat Trading Yen Jepang

Uji level 158,98 terjadi ketika indikator MACD baru saja mulai bergerak turun dari garis nol, yang mengonfirmasi titik entri yang tepat untuk menjual dolar. Hasilnya, pasangan ini turun ke level target di sekitar 158,72.

Tidak adanya pembeli dolar di atas 159 yen mengindikasikan adanya risiko intervensi yang mungkin dilakukan oleh Bank of Japan. Karena itu, jika Anda bertaruh pada kenaikan dolar, lebih baik mempertimbangkan pembelian saat terjadi koreksi, bukan pada level di atas 159.

Peluang penurunan pasangan USD/JPY saat ini lebih besar daripada peluang kenaikan cepat baru menuju 160. Diperlukan alasan yang kuat untuk pergerakan seperti itu.

Di sisi lain, data ekonomi AS hari ini bisa memberikan alasan tersebut. Pelaku pasar terutama akan fokus pada klaim awal tunjangan pengangguran, yang dipublikasikan setiap minggu dan menjadi salah satu indikator paling tepat waktu untuk kondisi pasar tenaga kerja AS. Data neraca perdagangan juga akan penting. Pada saat yang sama, laporan izin mendirikan bangunan dan pembangunan perumahan baru di Amerika Serikat akan dirilis.

Namun, pendorong utama pergerakan USD/JPY tetap geopolitik dan situasi di Timur Tengah.

Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan Skenario No. 1 dan Skenario No. 2.

This image is no longer relevant

Sinyal Beli

Skenario No. 1

Hari ini saya berencana membeli USD/JPY saat harga mencapai titik entri di sekitar 158,93 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan ke 159,22 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di dekat 159,22, saya berencana menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, dengan ekspektasi pergerakan turun sebesar 30–35 poin dari level tersebut. Kenaikan pasangan ini bisa diharapkan hari ini setelah rilis data ekonomi AS yang kuat.

Penting: Sebelum membuka posisi beli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari sana.

Skenario No. 2

Saya juga berencana membeli USD/JPY jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 158,71 sementara indikator MACD berada di zona oversold. Kondisi ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan dapat memicu pembalikan pasar ke atas. Dalam kasus ini, kenaikan menuju 158,93 dan 159,22 dapat diharapkan.

Sinyal Jual

Skenario No. 1

Saya berencana menjual USD/JPY setelah level 158,71 ditembus (garis merah pada grafik), yang dapat memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual akan berada di 158,42, di mana saya berencana menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah, dengan ekspektasi pantulan naik sebesar 20–25 poin. Tekanan pada pasangan ini bisa kembali muncul hari ini jika data AS dirilis sangat lemah.

Penting: Sebelum membuka posisi jual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun.

Skenario No. 2

Saya juga berencana menjual USD/JPY jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 158,93 sementara indikator MACD berada di zona overbought. Kondisi ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan dapat menyebabkan pembalikan pasar ke bawah. Dalam hal ini, penurunan menuju 158,71 dan 158,42 dapat diharapkan.

This image is no longer relevant

Apa yang Ditampilkan pada Chart

  • Garis hijau tipis – harga masuk di mana instrumen dapat dibeli.
  • Garis hijau tebal – perkiraan level di mana Take Profit dapat ditetapkan atau profit dapat diambil secara manual, karena kenaikan lebih lanjut di atas level ini kecil kemungkinannya.
  • Garis merah tipis – harga masuk di mana instrumen dapat dijual.
  • Garis merah tebal – perkiraan level di mana Take Profit dapat ditetapkan atau profit dapat diambil secara manual, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini kecil kemungkinannya.
  • Indikator MACD – saat masuk ke pasar, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversold.

Penting

Para trader pemula di pasar Forex harus membuat keputusan entri dengan sangat hati-hati. Menjelang rilis laporan fundamental utama, sebaiknya menahan diri untuk tidak masuk pasar demi menghindari fluktuasi harga yang tajam.

Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop-loss untuk meminimalkan potensi kerugian. Tanpa stop-loss, Anda dapat kehilangan seluruh deposit dengan sangat cepat, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen modal yang tepat dan trading dengan volume besar.

Ingat bahwa trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Membuat keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini umumnya merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.