empty
 
 
05.03.2026 02:24 PM
USD/JPY: Tips untuk Trader Pemula pada 5 Maret (Sesi AS)

Ulasan Trading dan Strategi Trading Mata Uang Yen Jepang

Uji level 157.19 terjadi ketika indikator MACD baru mulai bergerak naik dari garis nol, yang mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk membeli dolar. Namun, pasangan ini tidak melanjutkan pergerakan naik yang signifikan.

Sekarang perhatian sebaiknya beralih ke indikator ekonomi utama seperti klaim awal tunjangan pengangguran mingguan di Amerika Serikat, serta perubahan biaya tenaga kerja per unit dan produktivitas tenaga kerja di sektor non-pertanian AS.

Peningkatan atau penurunan klaim pengangguran yang cukup besar dapat menjadi sinyal awal untuk menyesuaikan proyeksi ekonomi dan mengambil langkah yang sesuai baik oleh regulator maupun pelaku bisnis.

Kenaikan biaya tenaga kerja di sektor non-pertanian yang tidak diiringi peningkatan produktivitas yang sepadan dapat menyebabkan penurunan profitabilitas perusahaan, kenaikan harga barang dan jasa, dan pada akhirnya meningkatkan tekanan inflasi. Sebaliknya, jika produktivitas tumbuh lebih cepat daripada biaya tenaga kerja, hal ini menunjukkan peningkatan efisiensi, penerapan inovasi, dan pada akhirnya memperkuat daya saing perekonomian nasional.

Data yang kuat, terutama penurunan klaim pengangguran, kemungkinan besar akan ditafsirkan sebagai sinyal untuk membeli dolar AS dan menjual yen Jepang.

Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan realisasi Skenario No. 1 dan Skenario No. 2.

This image is no longer relevant

Sinyal Beli

Skenario No. 1

Hari ini, saya berencana membeli USD/JPY ketika harga mencapai level entry di sekitar 157,45 (garis hijau pada grafik), dengan target 157,83 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 157,83, saya berencana menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, dengan ekspektasi pergerakan 30–35 poin. Kenaikan pasangan ini hari ini bisa terjadi setelah rilis data ekonomi yang kuat.

Penting: Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik dari level tersebut.

Skenario No. 2

Saya juga berencana membeli USD/JPY jika terjadi dua kali pengujian berurutan pada level 157,16 sementara indikator MACD berada di zona oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan memicu pembalikan pasar ke atas. Dalam kasus ini, kenaikan menuju 157,45 dan 157,83 dapat diantisipasi.

Sinyal Jual

Skenario No. 1

Hari ini, saya berencana menjual USD/JPY setelah level 157,16 ditembus (garis merah pada grafik), yang dapat memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual adalah 156,67, di mana saya berencana menutup posisi jual dan langsung membuka posisi beli berlawanan arah, dengan ekspektasi pergerakan 20–25 poin. Tekanan jual pada pasangan ini dapat kembali muncul jika data ekonomi yang dirilis lemah.

Penting: Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun dari level tersebut.

Skenario No. 2

Saya juga berencana menjual USD/JPY jika terjadi dua kali pengujian berurutan pada level 157,45 sementara indikator MACD berada di zona overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan memicu pembalikan ke bawah. Dalam kasus ini, penurunan menuju 157,16 dan 156,67 dapat diantisipasi.

This image is no longer relevant

Penjelasan Grafik:

  • Garis hijau tipis – harga masuk untuk membeli instrumen trading
  • Garis hijau tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena pertumbuhan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
  • Garis merah tipis – harga masuk untuk menjual instrumen trading
  • Garis merah tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena penurunan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
  • Indikator MACD – saat memasuki pasar, penting untuk memantau zona overbought dan oversold

Penting: Trader Forex pemula harus sangat berhati-hati saat memutuskan untuk masuk ke pasar. Sebaiknya hindari pasar menjelang laporan fundamental utama untuk menghindari terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk trading selama rilis berita, selalu pasang perintah stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa itu, Anda bisa kehilangan seluruh deposit Anda dengan sangat cepat—terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.

Dan ingat: trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang diuraikan di atas. Membuat keputusan spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday sejak awal.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.