empty
 
 
05.03.2026 02:20 PM
EUR/USD: Kiat-kiat untuk Trader Pemula pada 5 Maret (Sesi AS)

Ulasan Trasaksi dan Kiat-kiat untuk Trading Euro

Pengujian level harga 1,1595 terjadi ketika indikator MACD baru mulai bergerak turun dari garis nol, sehingga mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk menjual euro. Namun, pasangan ini hanya turun sekitar 12 poin.

Penurunan tak terduga dalam volume penjualan ritel di zona euro membatasi potensi kenaikan euro yang terlihat pada paruh pertama hari. Banyak ekonom yang sebelumnya memperkirakan adanya pertumbuhan dibuat terkejut oleh data yang begitu lemah. Jelas, penurunan ini menyoroti meningkatnya kekhawatiran atas melambatnya perkembangan ekonomi di kawasan tersebut.

Selanjutnya, pasar menantikan rilis laporan statistik penting dari Amerika Serikat. Data yang paling menarik perhatian adalah jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim awal tunjangan pengangguran. Indikator ini dianggap sebagai salah satu ukuran kondisi pasar tenaga kerja yang paling cepat mencerminkan perubahan, dan setiap penyimpangan dari prediksi dapat memicu peningkatan aktivitas pasar.

Data mengenai perubahan satuan biaya tenaga kerja dan produktivitas tenaga kerja di sektor nonpertanian juga akan dirilis, tetapi indikator-indikator ini kurang menarik bagi trader dan pada dasarnya dapat diabaikan. Kemungkinan besar, trading akan tetap berlangsung dalam channel saat ini, dengan probabilitas yang relatif tinggi terjadinya skenario bearish baru untuk euro.

Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan penerapan Skenario No. 1 dan Skenario No. 2.

This image is no longer relevant

Sinyal Beli

Skenario No. 1

Hari ini, pembelian euro bisa dilakukan ketika harga menyentuh 1,1630 (garis hijau pada grafik), dengan target di 1,1670. Di level 1,1670, saya berencana keluar dari pasar dan sekaligus membuka posisi jual berlawanan arah, dengan ekspektasi pergerakan 30–35 poin dari titik masuk. Kenaikan kuat euro hari ini hanya dapat diantisipasi jika data statistik AS ternyata lemah.

Penting: Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai berbalik naik dari level tersebut.

Skenario No. 2

Rencana lain adalah membeli euro jika level 1,1605 diuji dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di zona oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu reversal naik. Dalam kasus ini, kenaikan menuju 1,1630 dan 1,1670 mungkin diantisipasi.

Sinyal Jual

Skenario No. 1

Saya berencana menjual euro setelah harga mencapai 1,1605 (garis merah pada grafik). Target terletak di 1,1565, tempat saya berencana keluar dari pasar dan langsung membuka posisi beli berlawanan arah (dengan ekspektasi pergerakan 20–25 poin dari level tersebut). Tekanan pada pasangan ini dapat kembali jika data AS keluar kuat.

Penting: Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun.

Skenario No. 2

Rencana lain adalah menjual euro jika level 1,1630 diuji dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di zona overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu reversal turun. Dalam kasus ini, penurunan menuju 1,1605 dan 1,1565 mungkin diantisipasi.

This image is no longer relevant

Penjelasan Grafik

  • Garis tipis hijau – level masuk untuk membeli instrumen trading.
  • Garis tebal hijau – level yang diharapkan untuk menempatkan Take Profit atau mengunci profit secara manual, karena kenaikan kecil kemungkinannya berlanjut di atas level ini.
  • Garis tipis merah – level masuk untuk menjual instrumen trading.
  • Garis tebal merah – level yang diharapkan untuk menempatkan Take Profit atau mengunci profit secara manual, karena penurunan kecil kemungkinannya berlanjut di bawah level ini.
  • Indikator MACD – saat masuk pasar, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversold.

Penting untuk Trader Forex Pemula

Trader pemula di pasar forex harus membuat keputusan masuk pasar dengan sangat hati-hati. Menjelang rilis laporan fundamental penting, sebaiknya tetap di luar pasar untuk menghindari fluktuasi harga yang tajam.

Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda mungkin kehilangan seluruh deposit dengan cepat, terutama jika Anda tidak menerapkan pengelolaan risiko yang tepat dan trading dengan volume besar.

Ingat, trading yang sukses membutuhkan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Membuat keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini umumnya merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.