empty
 
 
27.02.2026 08:26 AM
USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 27 Februari. Analisis Transaksi Forex Kemarin

Analisis Transaksi dan Kiat-kiat Trading untuk Yen Jepang

Pengujian harga di 156,19 bertepatan dengan indikator MACD yang baru mulai bergerak naik dari level nol, sehingga mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk membeli dolar. Alhasil, pasangan ini naik sebesar 20 pip.

Menurut data hari ini, indeks inflasi di Tokyo menurun, karena subsidi utilitas yang diperkenalkan oleh Perdana Menteri Sanae Takaichi telah menurunkan biaya energi rumah tangga, sehingga menciptakan tantangan bagi Bank of Japan menjelang kenaikan suku bunga lanjutan. Penurunan inflasi yang tercermin dalam indeks harga konsumen terbaru mengejutkan banyak ekonom, yang sebelumnya memperkirakan tekanan harga akan lebih persisten. Langkah-langkah pemerintah yang ditujukan untuk meredam dampak kenaikan harga energi terbukti efektif, dengan pengaruh langsung pada keranjang belanja keluarga Jepang pada umumnya. Penurunan biaya utilitas, khususnya, berperan kunci dalam tren ini.

Dinamika ini menimbulkan tantangan bagi BOJ, karena kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut dalam jangka pendek berkurang, yang juga dapat memberikan tekanan tambahan pada yen Jepang terhadap dolar. Oleh karena itu, tren naik pada pasangan USD/JPY berpotensi berlanjut, dan setiap koreksi menurun yang mungkin terbentuk akan dipandang oleh para trader sebagai peluang untuk membeli pada harga yang menarik.

Untuk strategi intraday, saya terutama akan mengandalkan penerapan Skenario #1 dan #2.

This image is no longer relevant

Skenario Beli

Skenario #1: Hari ini, saya berencana membeli USD/JPY di titik masuk sekitar 155,87 (garis hijau pada grafik), dengan target di 156,11 (garis tebal hijau pada grafik). Di titik 156,11, saya berencana menutup posisi long dan membuka posisi short ke arah berlawanan (mengantisipasi pergerakan kembali sebesar 30–35 pip dari level tersebut). Pembelian pasangan ini sebaiknya dilanjutkan saat terjadi koreksi dan penurunan signifikan pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai bergerak naik.

Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika level 155,71 diuji dua kali berturut-turut ketika indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu reversal naik di pasar. Kenaikan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 155,87 dan 156,11.

Skenario Jual

Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah terbentuk breakout level 155,71 (garis merah pada grafik), yang dapat memicu penurunan cepat pada pasangan tersebut. Target utama bagi penjual akan berada di level 155,46, tempat saya berencana menutup posisi short dan segera membuka posisi long ke arah berlawanan (mengantisipasi reversal sebesar 20–25 pip dari level tersebut). Lebih baik jual sedekat mungkin dengan level tertinggi. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai bergerak turun.

Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika harga menguji level 155,87 dua kali berturut-turut ketika indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu reversal turun di pasar. Penurunan dapat diantisipasi menuju level berlawanan di 155,71 dan 155,46.

This image is no longer relevant

Yang Ditampilkan pada Grafik:

  • Garis Tipis Hijau: Level masuk untuk membuka posisi beli pada instrumen trading.
  • Garis Tebal Hijau: Perkiraan harga untuk menetapkan Take Profit atau mengunci keuntungan, karena kenaikan kecil kemungkinannya berlanjut ke atas level ini.
  • Garis Tipis Merah: Level masuk untuk membuka posisi jual pada instrumen trading.
  • Garis Tebal Merah: Perkiraan harga untuk menetapkan Take Profit atau mengunci keuntungan, karena penurunan kecil kemungkinannya berlanjut ke bawah level ini.
  • Indikator MACD: Saat masuk pasar, fokuslah pada zona overbought dan oversold.

Penting:

Trader pemula di pasar forex harus membuat keputusan masuk dengan sangat hati-hati. Sebaiknya hindari masuk pasar sebelum rilis laporan fundamental penting untuk mengurangi risiko fluktuasi harga yang tiba-tiba. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop order, Anda bisa dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak memiliki pengelolaan modal dan melakukan trading dengan volume besar.

Ingat, agar dapat trading dengan sukses, Anda harus memiliki rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Keputusan trading spontan yang hanya didasarkan pada situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.